Pages

Mengenai Saya

Foto saya
Universitas Haluoleo adalah kampus di mana Dia Kuliah. Sejak kelulusannya di SMA N 1 Lainea tepatnya di Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara pada tahun 2008, dia langsung melanjutkan perguruan tingginya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yaitu di jurusan Bahasa dan Seni. Pasnya di Program Studi pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Daerah. Sejak duduk di bangku SMP yaitu SMP N 1 Lainea pada tahu 2002 dia sudah hobi menulis cerpen dan puisi. Menjadi anak bungsu dari lima bersaudara ini tidak terlihat begitu manja seperti anak-anak bungsu lainnya. Ini bisa terlihat dari keaktifan dan kesungguhannya mengurus beberapa organisasi antara lain menjadi pengurus Lingkar Studi Ilmiah Penalaran (LSIP), Semai Intelektual Muda Konawe Selatan (SIM Konsel), UKKI, Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa Indonesia, dan organisasi eksternal kampus lainnya. Dia sangat hobi jalan-jalan mendatangi tempat yang belum pernah dikenalnya. Dan dia sedang berencana dengan sahabatnya untuk pergi ke suatu tempat yang sangat diimpikannya sejak 2009. Masih rahasia.. hehe.. selamat membaca Blog Putri Anawaingguluri.
Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 30 Agustus 2012

Ayah, Ajari Aku Melihat Bulan

Waktu itu Rabu, 22 Agustus 2012. Tepatnya pukul 8 malam. Ayahku baru saja datang dari warung sebelah untuk mengisi pulsa. Setelah masuk rumah Ayah langsung memberi tahuku tentang keadaan bulan malam itu. Aku yang penasaran tentang keadaan bulan yang dimaksud Ayah, cepat-cepat menghampirinya di halaman rumah. Aku memandangi bulan sabit yang tidak ada istimewanya dengan bulan sabit sebelumnya. Tampak biasa saja. Ayah memberiku cermin dan menaruhnya di telapak tanganku yang mencari-cari bayangan bulan di wajah langit.
Ayah : "Ade, coba lihat bulan di langit, sepertinya sudah bulan keempat" sambil bergantian menatap bulan di langit dan menatapi bayangan bulan itu di cermin dengan serius.
Read more...
separador

Jumat, 10 Agustus 2012

Tangisan 10 Agustus

Hal yang paling menakutkan ketika waktuku datang merindukan sosok yang takkan pernah ada.

Pikirku kau masih duduk menungguku
hadir membawa senyum untukmu.
Tersadar aku itu hanya ilusi
Senyumku hanya untuk meratapi diriku sendiri

Aku adalah sebuah cerpen
Read more...
separador

Followers